Anthony Edwards Pairs with Kobe Bryant for $50 million prize

Kepercayaan diri Anthony Edwards melambung tinggi. Minnesota Timberwolves sedang berada di atas angin usai memimpin 1-0 dari Denver Nuggets di semifinal Wilayah Barat. Edwards merasa semakin tertantang. Apalagi lawannya adalah juara bertahan dengan Nikola Jokic yang disebut sebagai pemain terbaik saat ini.

“Sejujurnya, dia (Jokic) adalah pemain yang spesial. Saya sangat menghormatinya. Jokic bisa melakukan apapun di lapangan. Dia begitu dihormati dengan karena memang pemain yang sangat berbakat,” ujar Edwards.

Dalam Gim 1 yang berlangsung di Ball Arena, Denver pada Sabtu (4/5) waktu setempat itu, Ant-Man (julukan Edwards) mencetak 43 poin, 7 rebound, dan 3 asis. Ia melesakkan 17/29 tembakan selama 42 menit. Dalam paruh pertama saja, Edwards sudah mengoleksi 25 poin.

Catatan tersebut membuat Edwards bersanding dengan Kobe Bryant. Mereka menjadi satu-satunya pemain di bawah usia 22 tahun yang membukukan 40+ poin dalam dua gim beruntun di playoff. Kobe mencatat rekor itu pada tahun 2001.

Baca juga: Anthony Edwards Bersanding dengan Kobe Bryant

Dalam tiga gim terakhir, Edwards sudah mengumpulkan 119 poin. Menjadi rekor terbanyak dalam sejarah waralaba di tiga gim selama playoff. Rekor Timberwolves di playoff saat ini adalah 5-0, ditambah sapu bersih Phoenix Suns di ronde pertama. Lalu keberhasilannya mengalahkan Nuggets 106-99.

“Melawan pemain terbaik dan tim terbaik di dunia itu selalu menyenangkan. Tim kami menunjukkannya dalam pertandingan pertama ini. Jadi, ini bukan tentang saya. Ini tentang tim saya. Mereka juga yang membuat saya percaya diri,” kata Edwards dilansir melalui laman ESPN.

Anthony Edwards menunjukkan potensinya yang mengerikan. Dan dia masih berusia 22 tahun. Pemain berjuluk Ant-Man itu kini bersanding dengan Kobe Bryant. Capaian itu terjadi setelah ia membawa Minnesota Timberwolves mengalahkan Denver Nuggets 106-99 di semifinal Wilayah Barat.

Dalam pertandingan di Ball Arena, Denver itu, Edwards mencetak 43 poin, 7 rebound, 3 asis, dan 2 blok. Ia bermain selama 42 menit dengan 17 tembakan dari 29 percobaan. Termasuk 6 tembakan gratis tanpa meleset.

Menariknya, Edwards meraih 25 poin di paruh pertama. Karl-Anthony Town membantu dengan 20 poin, Disusul Mike Conley 14 poin dan 10 asis. Serta Naz Reid 16 poin.

“Ini merupakan upaya seluruh tim. Kami saling percaya satu sama lain. Tidak masalah siapapun yang mengambil tembakan itu,” kata Edwards selepas pertandingan.

Edwards menjadi pemain berusia 22 tahun atau lebih muda yang membuat 40+ poin beruntun di playoff. Pada Gim 4 ronde pertama melawan Phoenix Suns, Edwards membukukan 40 poin, 9 rebound, dan 6 asis.

Hanya Kobe Bryant yang memiliki raihan serupa. Legenda Los Angeles Lakers itu membuat catatan historis tersebut pada tahun 2001. Kobe mencetak 48 saat melawan Sacramento Kings di semifinal Wilayah Barat. Kemudian di Gim 1 final Wilayah Barat melawan San Antonio Spurs dengan 46 poin. Pada usia 22 tahun itu, Kobe membawa Lakers juara NBA 2001 usai menekuk Sixers.

“Saat (Edwards) menarik tiga orang, dia selalu melakukan permainan yang tepat. Saya telah melihatnya berkembang dari hari pertama hingga saat ini. Dia sedang dalam proses menjadi superstar. Jadi, ini bukan puncak performanya,” puji Conley.

Semakin hari Edwards semakin percaya diri. Dalam musim keempatnya di NBA, Edwards terus mengalami peningkatan. Setelah menjadi runner up Rookie of the Year 2021 dengan 19,3 poin per gim, Edwards melesat dengan 21,3 poin, 24,6 poin, dan kini 25,9 poin. Ia telah masuk All-Star dalam dua musim terakhir.

Tidak heran jika Edwards dijuluki sebagai titisan Michael Jordan. Beberapa pengamat memprediksi Edwards akan menjadi ikon NBA di masa depan.

Baca juga: Trio Gobert, KAT, dan Reid Membuat Nikola Jokic Frustasi

Dalam musim keempatnya ini, Edwards memiliki rata-rata 25,9 poin per gim. Untuk babak playoff, Edwards mencatat 33,2 poin, 7,8 rebound, dan 5,6 asis dalam lima gim dan tampil selama 40 menit.

Pada musim 2023-2024, Timberwolves unggul 3-2 dari Nuggets. Empat pertandingan di musim reguler berakhir dengan kedudukan imbang 2-2. Pertemuan keenam atau di Gim 2 semifinal akan berlangsung besok di Denver.

Denver Nuggets tumbang di Gim 1 semifinal Wilayah Barat. Juara bertahan tersebut takluk dari Minnesota Timberwolves 106-99 di Ball Arena, Denver. Nikola Jokic cukup frustasi menghadapi solidnya rotasi Timberwolves.

Anthony Edwards melenggang dengan 43 poin, termasuk 25 poin di paruh pertama. Karl-Anthony Towns menghujam Nuggets dengan 40 poin. Rudy Gobert membuat 13 rebund, 3 blok, dan 6 poin. Mike Conley dobel-dobel 14 poin dan 10 rebound. Lalu Sixth Man of the Year Naz Reid dengan 16 poin.

“Edwards mencetak sekitar 20 poin atau lebih di paruh pertama. Kemudian KAT dan Mike Conley memberi kontribusi besar. Dan tentu saja Ant melesat di kuarter keempat. Mereka tim yang berbakat. Itu sebabnya mereka cukup lama menghuni posisi teratas musim ini,” kata Jokic dilansir melalui Basket News.

Dalam pertandingan tersebut, Timberwolves melakukan rotasi delapan pemain. Mereka memainkan tiga center yaitu Rudy Gobert, KAT, dan Reid. Ketiganya mengombinasikan 36 poin, 21 rebound, dan 3 blok.

“Secara fisik mereka kuat dan membuat kami kesulitan membuat tembakan. Bukan hanya itu. Mereka tahu apa yang mereka lakukan dalam pick and roll, menempatkan banyak pemain bertahan yang baik untuk menjaga Jamal (Murray) dan Reggie (Jackson) dalam pick and roll,” kata MVP dua kali itu.

Kekalahan Gim 1 ini tidak membuat Jokic kehilangan motivasi. Pertandingan berikutnya berlangsung di Denver pada besok lusa. Lalu apa yang akan ia lakukan untuk menghentikan skema Timberwolves di Gim 2 nanti? Jawaban Jokic agak bercanda. Tapi juga menunjukkan sedikit rasa frustasi melawan Timberwolves.

“Saya harus menggandakan diri saya. Saat mereka melakukan rotasi, saya bisa lebih segar,” kata Jokic sembari tertawa.

“Saya sungguh tidak tahu. Mereka benar-benar bagus. Mereka bisa bermain big atau small ball, melakukan rebound yang sangat baik, dan agresif. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” imbuhnya.

About Syahril inang buana

Check Also

Et harum dolor est.

Nobis eaque impedit odio iure inventore voluptatibus. Adipisci voluptatem ratione id reprehenderit corrupti fuga illum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google.com, pub-6075487587830600, DIRECT, f08c47fec0942fa0